Friday, July 15, 2016

Kisah Penyelam mutiara

Seorang penyelam mutiara yang hendak melaksanakan tugasnya, selalu di bekali dengan tabung oksigen yang terpasang dipunggungnya. karena Ia akan menyelam sangat jauh kedalam hingga kedasar laut.

Tersebutlah seorang penyelam, niatnya bulat ingin mencari tiram mutiara sebanyak-banyaknya.Begitu Ia berada dibawah permukaan laut, ia melihat pemandangan di dalam laut yang sangat mempesona, bunga karang yang melambai-lambai seolah-olah memanggilnya, ikan-ikan hias yang berwarna-warni yang saling berkejar-kejaran dengan riangnya sehingga membuatnya terpana. Ia pun lalu terlena, ikut bercanda ria sehingga penyelam ini melupakan tugasnya semula untuk mencari tiram mutiara yang berada jauh di dasar laut.

Tiba-tiba dia terkejut ketika ia meyadari bahwa oksigen yang berada dipunggungnya tinggal sedikit lagi. Maka timbullah rasa takutnya, dan tidak terbayang olehnya bagaimana kemarahan majikannya kelak bila muncul kepermukaan tanpa membawa tiram mutiara sebanyak yang diharapkan.

Dengan tergopoh-gopoh ia pun berusaha untuk mencari tiram mutiara yang ada disekitarnya, namun sayang kekuatan fisiknya sudah melemah, energinya sudah habis terkuras bercanda ria dengan keindahan alam dibawah laut. Akhirnya, isi tabung oksigen benar-benar kosong, sehingga walaupun tiram mutiara yang diperolehnya sangat sedikit, mau tidak mau ia harus muncul ke permukaan.

Malangnya lagi karena tergesa-gesa Ia tidak sempat mengikat kantongnya dengan baik, sehingga ketika tersenggol ikan-ikan yang berseliweran disekelilingnya, tiram mutiara yang sudah didapatnya dengan susah payah itu, sebagian tertumpah lagi keluar dari kantongnya.

etibanya dipermukaan, majikannya telah menunggu. Begitu dilihatnya isi kantong si penyelam tidak berisi tiram mutiara sebagaimana ia harapkan. Maka tumpahlah caci-maki dari sang majikannya, dan pada saat itu juga si penyelam dipecat dan tanpa pesangon sedikit pun, tentu saja bisa kita bayangkan bagaimana gundahnya perasaan si penyelam.

Dengan penuh rasa penyesalan, si penyelam berusaha meminta kesempatan ulang untuk menyelam kembali, ”Tuan, izinkanlah saya untuk menyelam kembali, pasti saya akan mencari mutiara sebanyak-banyaknya”, namun sang majikan menolaknya seraya berkata ”Percuma engkau aku beri kesempatan, ternyata engkau hanya pandai membuang-buang oksigen saja”. lalu sang penyelam menangis penuh penyesalan atas kelalaiannya.

**********

Sahabatku, Hidup kita tak ubahnya seperti penyelam mutiara,

Dalam kehidupan yang terbatas ini kita akan menemukan banyak sekali hal-hal yang indah-indah, menawan hati.

namun yang perlu diingat adalah semua yang indah indah tersebut bukanlah TUJUAN.

Tujuan kehidupan kita adalah untuk mengumpulkan sebanyak banyak amal kebaikan sebagai bekal di kehidupan kita di kehidupan kita di akhirat kelak.

Sehingga kita bisa benar-benar bisa membuat Tuhan bahagia karena kita sudah menjalankan tugas dengan baik.

Dan Satu hal lagi yang perlu kita ingat adalah, dalam proses "menyelam" di alam dunia ini adalah bahwa "tabung oksigen" kita sagatlah terbatas. Jangan biarkan diri kita menyesal ketika berhadapan dengan Tuhan kelak....

Selamat mengumpulkan "mutiara"...⁠⁠⁠⁠

No comments:

Post a Comment